This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 30 September 2017

Baterai # seri motivasi

*_Seri Motivasi_*

         *BATEREI*

   *Oleh _M. Busiri_*
_(Calon Peserta National Workshop Penulisan Buku)_

https://www.instagram.com/p/BTKjsohhaCH/
https://www.instagram.com
____________
Dalam sebuah tulisan singkat, *Prof. Imam Robandi* pernah mengungkapkan, yang maksudnya (dalam redaksi/kalimat saya), _"bila di dapur tidak ada nasi, kegaduhan tidak sampai melanda seisi rumah, tetapi ketika listrik padam separoh dunia serasa kiamat"_.
Dalam situasi demikian, baterei kembali menjadi pusat perhatian.
Kali ini ia menjadi idaman.

Ketika seseorang sedang melakukan _call by phone_, di tengah perbincangan tiba-tiba ia menyela dengan kalimat _"maaf, baterei lowbat"_.
Kali ini, baterei menjadi "kambing hitam".
Ada banyak kemungkinan. Mungkin daya baterei hand phonenya memang sedang melemah. Mungkin karena topik pembicaran terasa sudah mulai  _ngelantur_, tidak fokus, atau mungkin juga sekedar alasan karena khawatir pulsanya tergerus habis.
Segala kemungkinan memang bisa saja menjadi penyebab, tetapi kenapa baterei yang harus duduk di kursi tertuduh ?

Di sebuah kelas " unggulan" biasanya para siswanya terdiri dari siswa-siswa "pilihan". Mereka sangat kritis. Kemampuan berpikir mereka sudah berada di level atas dibanding dengan para siswa non kelas "unggulan".
Setiap guru yang mengajar di kelas semacam ini memang harus lebih _extra_ dalam menyiapkan potensi diri. Kalau tidak, dia akan _keteter_ dan diabaikan oleh para siswanya.

Di sebuah Seminar atau Bimtek nampak terlihat tenang. Suasananya monoton dan membosankan tanpa gairah dan tanpa dinamika di sana. Bukan karena para pesertanya sedang menghayati materi yang disampaikan oleh nara sumber.
Tidak sedikit di antara mereka terbuai dalam mimpi masing-masing. Dan ada pula yang sibuk dengan gadget masing-masing.

Di sebuah pos kamling di pojok sebuah kampung, seseorang mengutarakan sebuah pertanyaan kepada teman-temannya untuk memecah keheningan malam, _”Kira-kira menurut kalian, siapa yang lebih berpahala, antara sopir bus yang ugal-ugalan sehingga terdengar riuh rendah do'a dan dzikir para penumpangnya, dengan seorang Khatib Jum'at yang para jema'ahnya banyak mendengkur ?”_

Dengan agak kesal,  seseorang melirik jam tangannya yang tidak menunjukkan waktu secara akurat. Ketika ditanya teman sebelahnya,  dengan malas ia menjawab, _"baterei arlojiku habis"_.
Padahal ia tahu bahwa baterei arlojinya tidak habis, hanya _setrum_nya saja yang habis.

Seorang guru yang kehadirannya diabaikan  oleh para siswanya, para peserta seminar yang hanya sibuk dengan dunia mayannya, jema'ah shalat jum'at yang mendengkur saat khutbah disampaikan, dan jam tangan yang tidak mampu lagi menunjukkan waktu dengan akurat adalah sebuah fenomena yang sama. Fenomena penurunan daya. Yakni sebuah kondisi menurunnya *beda potensial*.
Dalam konteks baterai,  orang sering mengatakan _"batereinya habis"_.
Kondisi seperti ini tidak boleh berlangsung terlalu lama.

Seorang guru harus memiliki beda potensial yang tinggi dengan murid-muridnya.
Seorang Khatib harus memiliki beda potensial yang meyakinkan terhadap para jama'ahnya.
Sebuah baterei harus memiliki beda potensial di antara kedua kutub-kutubnya  sesuai dengan “spec”nya.
Demikian pula halnya dengan yang lain.
Untuk mengembalikan kepada kondisi ideal seperti ini, maka tidak boleh tidak, harus segera dilakukan langkah *recharging* , proses pengisian kembali potensi yang mulai hilang atau usang karena tidak pernah diupdate.

Dulu, saat saya masih mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan, Ustadz Usman Hs, BA selaku Principal, selalu mengingatkan, _"jhe' nyeram terros, Dik Busiri. Sambih nyello' " / jangan nyiram terus, Dik Busiri, sesekali nyiduk"_.
Mungkin dalam "bahasa generasi milenia", peringatan itu berarti _"seorang guru, Da'i,  Mubaligh atau lainnya, hendaklah selalu melakukan *recharging* dan *up grading* potensi diri"_.

National Workshop penulisan buku di Tawangmangu adalah satu contoh upaya *recharging* itu.
Nopember, 09-11, 2017 kita bertemu kembali untuk _ngecharge_ baterei diri.

__________
_Bumi Perkemahan Desa Langkap, 01 Oktober 2017_

Kamis, 28 September 2017

Cerita dari kota Chai Tao dan Hu Chun

*Chai Tao dan Hu Chun*

Oleh *Wisnu Anggoro ウイスヌ*
Teacher SMK M Purwodadi,Kabupaten Purworejo,Jawa Tengah,Indonesia.
________
Cerita dari negeri Tiongkok pun sangat menarik di ikuti.Beberapa saat memang suhu atmosfir di Cina berubah menjadi dingin.Tapi aku meyakini beberapa pendekar yang dari tanah air pun sudah sangat cepat menaklukan keadaan.Beberapa sudah meninjau dan menceritakan tentang produksi automotive dalam memproduksi truck Foton Daimler yang memproduksi dengan tingkat kecepatan 1 jam nya memproduksi 7 unit.Berarti 1 hari nya di target bisa memproduksi Truck sekitar 78 unit.Wow iktiyar yang sudah cepat.

Tidak hanya itu semua sudah mencoba tentang dialek-dialek Tiongkok bersama huruf-huruf Cina yang dipelajari.Minimal Ustadz Sumarjo saya yakin sudah bisa menceritakan dengan dialek China dengan menceritakan bahwa daerah Purwodadi itu daerah nya asri dan masih banyak persawahaan dan dekat dengan pantai selatan salah satunya pantai congot.Juga sudah merasakan berbelanja di Xinjian Plaza,di Plaza tersebut menjual perlengkapan muslim seperti hal nya ada sarung,kopyah,baju koko,sorban,tasbeh, mukena dan hijab.Saya kira pasti beliau belanja kopyah dan hijab untuk besok dibagi untuk oleh-oleh para Guru SMK M yang ada di Purwodadi.

Mencoba mengamati kesenian wayang China,semua terhibur,semuanya sangat antusias mendengarkan nya walaupun bahasa pengantar nya pakai bahasa cina yang chas..chis...cus..hus..hus entah apa yang diceritakan tetapi saya yakin Ustadz Sumarjo sangat menyelami dan dengan gaya khas nya senyum-senyum dan manggut-manggut mendengarkan cerita wayang dengan dialek china bak mengetahui ceritanya persis.Wah sama ceritanya ternyata sama wayang ringgit purwo dengan lakon pendowo limo yang ada di Jawa.Berlatih juga merakit wayang China yang diajar oleh anak-anak kecil Cina sana dan bisa jadi rakitan nya wayang tersebut tadi saya sudah dipameri hasil rakitan wayang Cina oleh Ustadz Sumarjo.Saya bilang wah kalau itu dewi Kunti,tapi versi Ustadz Sumarjo bilang nya rakitan wayang nya itu adalah tokoh Putri Huan Cu dari Cina.

Rupanya sangat seru cerita dari negeri tirai bambu yang tiada habis nya.Tadi setelah belajar pewayangan Cina,Ustadz Sumarjo pun sudah lihai menghafal beberapa baju suku yang ada di Cina.Suku muslim di Cina namanya Xianjang,suku Xibe adalah orang Rusia yang menetap di Cina,Suku Salar adalah embrio nya masyarakat muslim yang berada di Cina.Menutup tentang persukuan yang ada di Cina Ustadz Sumarjo menghitung ada 56 total suku pinggiran yang berada di Cina.

Merambah ke pendidikan Ustadz Sumarjo juga mengamati beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Cina.Entah di Cina itu ada PTN perguruan tinggi negeri dan PTS perguruan tinggi swasta seperti hal nya di tanah air Indonesia.Ustadz Sumarjo pun menceritakan bahwa Mahasiswa muslim di Cina yang banyak di kawasan Minzu.Banyak asal Mahasiswa dari Indonesia mayoritas dari daerah Jakarta dan Yogyakarta.Rupa-rupanya beliau juga menawarkan untuk study S1 dan S2 di Minzu Cina.Wah pasti nya sudah teken MOU ini Ustadz Sumarjo hebat juga.Kelak semoga Guru-guru Purwodadi segera di panggil untuk bisa lanjut study di negeri panda Cina.Seraya mengucap Allahuma Amin.

Menutup menggali rasa dari Cina pada hari ini.Saya sudah di pameri juga kehebatan kungfu-kungfu Shaolin.Wah pikiran saya Ustadz Sumarjo sudah ketemu dengan Jackie Chen ini.Wah saya sudah membayangkan bagaimana Ustadz Sumarjo sudah foto selfi dengan aktor Jackie Chen tersebut.Karena tidak seperti biasanya karena Ustadz Sumarjo kalau di Purwodadi hanya bisa melihat adegan ketoprak dengan pemain laga nya di ambil anak-anak dari SMK M Purwodadi,Purworejo yang tergabung dengan tapak suci yang baru saja mengikuti Festival Ketoprak se Kabupaten Purworejo di Gedung Kesenian Sarwo Edi Wibowo Purworejo.

Negeri tirai bambu memang banyak cerita yang sangat seru dan tidak ada habis nya. Terkaget-kaget Ustadz Sumarjo di sana harus terperanggah kecapekan.Karena di Cina sana di batasi dalam menggunakan kendaraan bermotor.Padahal Ustadz Sumarji sudah sangat terbisa menggunakan sepeda motor dari kediamanya walaupun cuman jarak 500 meter sudah sampai di SMK M Purwodadi,Purworejo karena masih satu zona dengan Purwodadi.Tetapi ada saja pasti alesanya Ustadz Sumarjo ketika berangkat kantor hanya jarak 500 meter tapi tetap menggunakan sepeda motor nya pasti jawabanya biar cepat dan gesit untuk melesat.Setidak nya oleh-oleh dari Cina nanti nya beliau menjadi gemar mengayuh sepeda onthel he.he.he.

Negeri yang terkenal dengan hewan panda juga memberlakukan sangat protec dengan internet.Tidak bisa sembarangan dalam menggunakan Wife yang sangat diatur oleh Pemeeintahan Cina.Sempat bingung tidak seperti biasanya Ustadz Sumarjo menggunakan wife seperti host pot yang di SMK M Purwodadi,Kabupaten Purworejo dengan mudah internetnya mudah di akses.Ternyata beda dengan ada di Cina internet disana sangat protec dalam penggunaanya untuk masyarakat yang ada di Cina.

Mendengar cerita-cerita dari Tiongkok memang sangat menawan di hati.Mungkin panjang nya tembok cina belum bisa di ceritakan.Hanya angan-angan yang bisa dilakukan untuk bisa tergerak nya mengikuti jejak 36 para pendekar yang saat ini sudah menjajal di tanah Tiongkok Cina.Wah kabar gembira juga kalau ingin melihat panda _Giant Panda (Ailuropoda melanoleuca)_  tidak jauh-jauh ke Cina tapi baru saja Indonesia di Kirimi sepasang ekor panda jantan dan betina yang lucu yang bernama Chai tao dan Hu Chan di kirim oleh Pemerintah Rakyat Cina (RRC) langsung di hadiyahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia sebagai simbol diplomasi kedua negara tersebut.Yang ingin melihat nya langsung datang saja di Taman Safari Indonesia di Jakarta. Konon panda adalah merupakan salah satu satwa endemik dan kharismatik yang berasal dari Cina. Warna bulu hitam dan putih serta sifat dasar panda yang lembut, dipercaya layaknya Yin dan Yang dapat membawa kedamaian dan keselarasan dalam hidup bagi rakyat Cina. Biasanya panda di hadiyahkan oleh Pemerintah Rakyat Cina (RRC) sebagai simbol persahabatan dua negara.
___________
_special from china country by_ Ustadz Sumarjo,S.Fil .I (Principal SMK M Purwodadi,Kabupaten Purworejo,Jawa Tengah,Indonesia)_

*Sindurjan,28 September 2017.*